, , ,

Unsrat Manado Bakal Bertambah Delapan Guru Besar, Siap Topang Visi Universitas Unggul dan Berbudaya

oleh -427 Dilihat

Ruang Manado – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado terus meneguhkan eksistensinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia timur. Tahun ini, Unsrat bakal menambah delapan guru besar baru yang siap memperkuat kapasitas akademik sekaligus menopang visi universitas menjadi lembaga pendidikan unggul, berbudaya, dan berdaya saing global.

Lompatan Penting bagi Unsrat

Rektor Unsrat, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa penambahan guru besar ini menjadi capaian penting dalam perjalanan kampus. Dengan bertambahnya jumlah profesor, kualitas tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, akan semakin diperkuat.

“Guru besar adalah puncak pencapaian akademik. Kehadiran delapan guru besar baru ini tentu akan memberikan energi baru bagi Unsrat untuk mencapai target sebagai universitas unggul dan berbudaya,” ujarnya.

Peran Strategis Guru Besar

Guru besar tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga motor penggerak riset dan inovasi. Mereka diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang bermanfaat bagi pembangunan daerah, khususnya di Sulawesi Utara, sekaligus memberi kontribusi pada isu-isu nasional dan internasional.

Keilmuan para guru besar ini akan menjadi referensi bagi pemerintah, industri, maupun masyarakat. Unsrat ingin menjadi center of excellence yang relevan dengan kebutuhan zaman,” tambahnya.

Unsrat Manado
Unsrat Manado

Baca juga: Tanggapan Wali Kota Manado Andrei Angouw Terhadap Pemblokiran TPA Sumompo

Mendukung Visi Universitas Unggul dan Berbudaya

Penambahan guru besar ini juga sejalan dengan visi Unsrat untuk mengembangkan pendidikan tinggi yang tidak hanya mengejar keunggulan akademik, tetapi juga menanamkan nilai budaya. Unsrat berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara intelektual, tetapi juga berakar pada kearifan lokal Sulawesi Utara.

“Universitas unggul bukan hanya soal prestasi akademik, melainkan juga kemampuan menjaga identitas budaya. Unsrat ingin menjadi contoh bagaimana akademik dan budaya bisa berjalan beriringan,” jelas salah satu pimpinan fakultas.

Dampak bagi Mahasiswa

Mahasiswa Unsrat menjadi pihak yang paling diuntungkan dengan bertambahnya guru besar. Mereka akan mendapatkan bimbingan dari para akademisi senior dengan keahlian mendalam di bidang masing-masing. Hal ini diharapkan mendorong peningkatan kualitas lulusan yang siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan studi ke jenjang internasional.

Seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran mengungkapkan kebanggaannya. “Kami senang karena banyak profesor baru yang bisa membimbing kami. Ini menambah motivasi untuk belajar lebih giat,” ucapnya.

Harapan ke Depan

Dengan bertambahnya delapan guru besar baru, Unsrat optimistis dapat mempercepat langkah menuju universitas berkelas dunia. Selain itu, Unsrat juga berkomitmen untuk memperluas jejaring internasional, baik dalam bentuk kerjasama riset, pertukaran mahasiswa, maupun publikasi ilmiah di jurnal bereputasi global.

“Kami ingin Unsrat bukan hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional. Penambahan guru besar adalah bagian dari strategi besar menuju ke sana,” tutup Rektor.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.