, , , ,

Pemkot Manado Gencarkan Sidak Online, Kedapatan Bisa Potong Tukin 8 Persen

oleh -453 Dilihat

Ruang Manado – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terus memperketat pengawasan terhadap kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) melalui inspeksi mendadak (sidak) online. Langkah ini merupakan bagian dari sistem absensi digital dan monitoring kinerja ASN berbasis teknologi, yang kini diterapkan secara menyeluruh di lingkungan Pemkot Manado.

Melalui sistem tersebut, kehadiran dan aktivitas pegawai dapat dipantau secara real-time. ASN yang terbukti tidak disiplin, baik terlambat masuk kerja maupun tidak mengisi kehadiran sesuai ketentuan, terancam dipotong tunjangan kinerja (Tukin) hingga 8 persen.

Sidak Tak Lagi Manual

Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menegaskan bahwa pengawasan ASN kini tidak hanya dilakukan secara tatap muka, tetapi juga melalui platform digital yang terintegrasi. Menurutnya, sistem sidak online ini bertujuan menciptakan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

“Sekarang tidak ada lagi alasan untuk bolos atau datang terlambat tanpa keterangan. Semua terpantau lewat sistem online yang langsung terkoneksi ke BKPSDM,” ujar Andrei, Senin (14/10).

Ia menambahkan, setiap perangkat daerah diwajibkan untuk mengaktifkan sistem absensi digital setiap hari kerja. ASN yang tidak mengisi kehadiran atau terdeteksi absen tanpa alasan sah akan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Ketahuan, Langsung Potong Tukin

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Manado, Denny Tambuwun, menjelaskan bahwa pemberlakuan potongan tunjangan kinerja sebesar 8 persen bagi ASN yang melanggar aturan bukan hanya ancaman, tetapi sudah mulai diterapkan.

“Sudah ada beberapa pegawai yang kami temukan tidak tertib dalam absensi online. Setelah diverifikasi, langsung diberi sanksi berupa pemotongan Tukin,” kata Denny.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Manado tidak akan mentolerir ASN yang malas atau tidak disiplin. “Kedisiplinan ASN adalah bentuk tanggung jawab moral terhadap pelayanan publik. Kalau pegawai tidak hadir atau bekerja seenaknya, itu jelas merugikan masyarakat,” tambahnya.

Pemkot Manado
Pemkot Manado

Baca juga: Fasilitas Malalayang Beach Walk II Manado Rusak, Pengunjung Diharapkan Berhati-hati

Sistem Digital Terintegrasi

Sidak online ini dijalankan melalui aplikasi absensi digital yang mencatat waktu masuk dan pulang pegawai berdasarkan lokasi GPS dan foto wajah (face recognition). Data yang terekam langsung dikirim ke server Pemkot Manado dan dapat diakses oleh pimpinan OPD maupun BKPSDM.

Selain memantau kehadiran, sistem ini juga terhubung dengan penilaian kinerja harian ASN (e-kinerja). Artinya, keaktifan dan produktivitas pegawai menjadi faktor penting dalam perhitungan tunjangan setiap bulan.

“Kami ingin memastikan ASN bekerja sungguh-sungguh, bukan hanya hadir secara fisik tapi juga produktif. Dengan sistem digital ini, semuanya bisa terukur,” jelas Denny.

ASN Diminta Ubah Pola Kerja

Wali Kota Andrei juga mengingatkan seluruh ASN agar tidak menganggap remeh kebijakan ini. Menurutnya, era digitalisasi menuntut setiap pegawai pemerintah untuk beradaptasi dengan sistem baru yang lebih terbuka.

“Kita ingin ASN Manado menjadi contoh disiplin dan profesional. Pemerintah daerah harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam hal tanggung jawab dan etika kerja,” ujarnya.

Beberapa ASN mengaku kebijakan ini cukup tegas namun positif. “Awalnya kaget karena langsung dipotong Tukin kalau absen tidak terisi, tapi lama-lama jadi terbiasa dan lebih disiplin,” kata Rini, salah satu pegawai di Dinas Perhubungan.

Dorong Efisiensi dan Pelayanan Publik

Pemkot Manado berharap penerapan sidak online dapat meningkatkan kinerja birokrasi dan mempercepat pelayanan publik. Dengan sistem ini, absensi fiktif dan manipulasi data kehadiran bisa ditekan seminimal mungkin.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar memotong Tukin, tapi menciptakan budaya kerja yang efisien, transparan, dan berintegritas,” tegas Andrei.

Dengan langkah digitalisasi ini, Manado menjadi salah satu daerah di Sulawesi Utara yang paling progresif dalam penerapan pengawasan ASN berbasis teknologi, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi nasional.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.