Ruang Manado – Pemerintah Kota Manado berencana menjadikan angkutan kota mikrolet sebagai feeder atau pengumpan untuk mendukung sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas layanan angkutan umum sekaligus menata transportasi perkotaan agar lebih tertib dan ramah pengguna.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan sistem transportasi di Kota Manado.
Mikrolet Disiapkan Dukung Transportasi Terintegrasi
Melalui skema feeder, mikrolet akan berfungsi mengantarkan penumpang dari permukiman atau wilayah pinggiran menuju titik-titik transportasi utama, seperti terminal atau koridor angkutan massal. Dengan peran baru ini, mikrolet diharapkan tetap eksis dan memiliki fungsi yang lebih jelas dalam sistem transportasi kota.
Pemerintah menilai integrasi antar moda sangat penting untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum.
Upaya Penataan Angkutan Kota
Rencana menjadikan mikrolet sebagai feeder juga bertujuan untuk menata angkutan kota yang selama ini dinilai belum optimal. Penataan ini mencakup pengaturan rute, jadwal, serta standar pelayanan agar angkutan umum dapat beroperasi secara lebih teratur dan profesional.
Dengan penataan yang baik, mikrolet diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih nyaman dan aman bagi penumpang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Para-sopir-angkot-di-Manadogjfgjgfj870jhlk.jpg)
Baca juga: KSOP Manado Buka Suara Terkait KM Mercy Teratai Senggolan dengan KM Cantika Lestari 9F di Dermaga
Perhatikan Nasib Sopir dan Pengusaha Angkutan
Pemerintah Kota Manado menegaskan bahwa kebijakan ini tetap memperhatikan keberlangsungan mata pencaharian sopir dan pengusaha mikrolet. Dialog dan sosialisasi akan dilakukan agar seluruh pihak memahami mekanisme dan manfaat dari skema feeder tersebut.
Penyesuaian sistem diharapkan tidak merugikan pelaku usaha angkutan, melainkan justru membuka peluang baru yang lebih berkelanjutan.
Dukung Pengurangan Kemacetan
Dengan sistem feeder yang terintegrasi, pergerakan kendaraan di pusat kota diharapkan dapat berkurang. Mikrolet akan lebih fokus melayani rute-rute tertentu dan mengalirkan penumpang ke moda transportasi utama, sehingga arus lalu lintas menjadi lebih teratur.
Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kemacetan di Kota Manado.
Tahap Perencanaan dan Kajian Teknis
Saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap perencanaan dan kajian teknis. Pemerintah Kota Manado bersama instansi terkait tengah mengkaji aspek teknis, regulasi, serta kesiapan infrastruktur pendukung sebelum kebijakan ini diterapkan.
Hasil kajian akan menjadi dasar dalam penetapan kebijakan dan tahapan implementasi di lapangan.
Harapan Transportasi Publik Lebih Modern
Dengan menjadikan mikrolet sebagai feeder, Pemerintah Kota Manado berharap sistem transportasi publik dapat bergerak menuju arah yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Masyarakat diharapkan mendapatkan layanan transportasi yang lebih efisien dan nyaman.
Kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan citra transportasi publik di Manado serta mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.





