Manado, Sulawesi Utara — Anggota DPRD Kota Manado, Lily Binti, kembali turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui agenda reses di Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Wanea, Manado. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme itu, berbagai persoalan yang dihadapi warga disampaikan secara terbuka, mulai dari infrastruktur lingkungan, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan reses ini merupakan bagian dari kewajiban konstitusional anggota legislatif untuk menyerap dan menindaklanjuti kebutuhan warga secara langsung. Sebagai wakil rakyat dari Dapil Sario-Wanea, Lily Binti menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah kota.
“Setiap suara warga adalah amanah yang harus saya perjuangkan. Aspirasi yang masuk hari ini akan saya sampaikan dalam forum resmi di DPRD untuk ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” ujar Lily kepada para warga.
Aspirasi Terbanyak: Jalan Lingkungan dan Drainase
Dalam sesi dialog terbuka, sebagian besar warga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak serta sistem drainase yang kerap menyebabkan banjir saat musim hujan. Beberapa titik di Tanjung Batu disebut rawan genangan karena saluran air yang tersumbat dan kurang perawatan.
“Kami mohon perhatian Ibu Dewan agar jalan lingkungan yang rusak segera diperbaiki, terutama di RT 03 dan RT 06. Kalau hujan deras, air langsung masuk ke rumah,” kata salah satu warga.

Baca juga: Siap Digelar Hari Ini! PWI Sulut Akan Gelar Konferensi Kerja Daerah Bertema “Bersatu Kita Kuat”
Sorotan Lain: BPJS, Lapangan Kerja dan Pemberdayaan Perempuan
Selain itu, muncul juga permintaan pelatihan kerja dan bantuan modal usaha kecil, terutama bagi ibu rumah tangga dan pemuda.
“Banyak ibu-ibu ingin buka usaha kecil tapi terkendala modal. Kalau bisa ada pelatihan atau bantuan UMKM dari pemerintah,” ungkap warga lainnya.
Lily menyambut positif usulan tersebut dan berjanji akan membawa aspirasi itu ke Dinas Sosial dan Dinas Koperasi-UMKM.
Legislator Perempuan yang Konsisten Turun ke Warga
Ia mengedepankan komunikasi langsung sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap konstituen yang memilihnya.
Penutup: Harapan Baru untuk Tanjung Batu
“Semoga hasil reses ini benar-benar diwujudkan. Kami butuh perwakilan rakyat yang betul-betul hadir dan bekerja untuk masyarakat,” ujar salah satu tokoh pemuda setempat.





